BPOM-PKK Sulsel Bermitra Terkait Ijin Produk Olahan UMKM

BPOM-PKK Sulsel Bermitra Terkait Ijin Produk Olahan UMKM

INDONESIA SATU:

MAKASSAR - Kepala Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Makassar, Hardaningsih, menemui Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan (SulSel), Hj Liestiaty F Nurdin di Baruga Lounge Kantor Gubernur Sulsel, Senin (15/02/21). 

Kedatangan Hardaningsih tersebut untuk mengajak PKK bermitra dalam mengedukasi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

"Kami ingin mengajak PKK bekerja sama, khususnya dalam penyebarluasan informasi dan edukasi mengenai izin BPOM", kata Hardaningsih.

Dia menuturkan, PKK memiliki banyak UMKM binaan yang tentunya membutuhkan izin BPOM. Namun, masih banyak pelaku UMKM yang belum memahami mengenai prosedur izin hingga produk mana saja yang membutuhkan izin BPOM.

"Olahan ikan seperti otak-otak, misalnya. Itu tidak butuh izin BPOM. Cukup izin PIRT dari Dinas Kesehatan. Tetapi, jika otak-otak ini dikemas dalam model frozen food atau makanan beku, ini butuh izin BPOM", jelasnya.

Selain dalam hal perizinan BPOM, Hardaningsih juga mengajak PKK bermitra dalam hal edukasi mengenai obat dan kosmetik.

"Ada banyak informasi berupa edukasi yang bisa kita kerjasamakan. Selain dalam hal produk olahan makanan, juga mengenai obat dan kosmetik", ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua PKK SulSel memberikan apresiasi yang positif. Lies mengatakan jika UMKM binaan PKK banyak yang terkendala prosedur izin.

Mereka belum mengetahui, mana produk yang harus mengantongi izin BPOM dan mana yang cukup izin PIRT dari Dinas Kesehatan.

"Persoalan izin BPOM ini memang sangat penting. Karena produk-produk olahan makanan tidak akan bisa masuk retail kalau tidak ada izin BPOM", kata Lies.

Khusus untuk edukasi mengenai obat dan kosmetik bersama pengurus PKK, Lies berharap bisa dilakukan bersama BPOM dalam waktu dekat. Karena masih dalam situasi Pandemi COVID-19, sosialisasi edukasi bisa dilakukan secara virtual.

"Mengenai olahan makanan yang harus mengantongi izin BPOM, keamanan obat dan kosmetik itu penting diketahui oleh pengurus PKK. Sosialisasinya bisa kita lakukan secara virtual dalam waktu dekat", pungkasnya.(***)

Sulsel
Ryawan Saiyed

Ryawan Saiyed

Previous Article

Rapat Program Kerja dan Pengukuhan Pengurus...

Next Article

Istri Gubernur Sulsel Didaulat Jadi Bunda...

Related Posts

Peringkat

Profle

Satria Ferry Sonarya verified

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi

Postingan Bulan ini: 12

Postingan Tahun ini: 117

Registered: Feb 19, 2021

Herman Djide

Herman Djide verified

Postingan Bulan ini: 10

Postingan Tahun ini: 466

Registered: Sep 22, 2020

Edward Banjarnahor

Edward Banjarnahor

Postingan Bulan ini: 8

Postingan Tahun ini: 120

Registered: Sep 22, 2020

Suhardi

Suhardi

Postingan Bulan ini: 7

Postingan Tahun ini: 212

Registered: Sep 22, 2020

Profle

Suhardi

PLN Rayon Timur Palangka Raya Putus Jaringan Listrik Warga Seperti Debt Collector
Kapolres Pimpin Sertijab, Berikut Nama-nama Pejabat Baru di Lingkungan Polres Luwu Timur
Simpang Tiga Sentot Kembali Ditutup
Walikota Tegal Dedy Yon Semalam Temui SBY Terkait Konflik dengan Wakilnya?
banner

Follow Us

Recommended Posts

Perkuat Sinergitas, Jajaran Polres Bantaeng Silaturahmi ke pemerintah Desa dan Masyarakat
Sat Lantas Polres  Bantaeng Sosialiasi Program Lewat Peraga Kalender
Tony Rosyid: Banjir Indonesia, Mau Salahkan Anies?
Tony Rosyid: Pilpres 2024, Antara Yang Muda dan Yang Tua
KPK Resmi Tetapkan Status Tersangka Suap Gubernur Sulawesi Selatan